top of page

Mengenal Perbedaan Tunangan dan Lamaran, Apa Bedanya?



Sebelum melangsungkan acara pernikahan, kedua calon pengantin juga akan melakukan acara tunangan dan lamaran. Tapi, tahu gak sih? Ternyata walaupun tunangan dan lamaran terdengar serupa, tapi sebenarnya kedua prosesi ini punya beberapa perbedaan.


Yuk, kenali lebih dalam tentang makna tunangan dan lamaran

Buat kamu dan pasangan yang sedang dalam proses mempersiapkan pernikahan perlu tahu apa perbedaan dari tunangan dan lamaran. Kalian bisa pelajari bersama detail kedua prosesi ini dalam artikel berikut.


Apa arti dari tunangan?



Tunangan merupakan kesepakatan atau komitmen untuk menjadi pasangan suami istri. Umumnya, proses ini dilaksanakan di hadapan banyak orang. Bisa di depan keluarga atau disaksikan oleh beberapa kerabat saja.


Tunangan juga dapat dimaknai sebagai sebuah proses perubahan status dari pacaran. Pasangan yang melakukannya berarti sudah siap menuju jenjang hubungan yang lebih serius.

Dalam prosesnya, pihak laki-laki akan menyematkan cincin kepada pihak perempuan. Cincin tunangan ini menjadi simbol dari perjuangan cinta mereka sampai ke pernikahan.


Selain itu, proses tunangan juga biasanya dilakukan sebelum acara lamaran. Dan, prosesi ini juga bukan hal wajib dilakukan untuk pasangan yang mau menikah.

Jadi, kamu dan partnermu juga bisa memilih untuk melaksanakannya atau gak. Sesuaikan saja dengan kebutuhan, keinginan, dan prioritas hubungan kalian.


Seperti ini perbedaan tunangan dengan lamaran

Gak sedikit lho yang masih sulit membedakan kedua prosesi ini. Apa saja hal yang membedakan prosesi tunangan dan lamaran? Dapatkan jawabannya di sini.

Definisi tunangan dan lamaran

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, tunangan adalah komitmen untuk menjalin hubungan ke level yang lebih serius dengan pasangan. Pertunangan berupa janji bersama dari kedua sejoli untuk mempersiapkan pernikahan dan membangun bahtera rumah tangga. Namun, yang perlu diketahui prosesi ini tergolong informal.


Sedangkan, lamaran sendiri merujuk kepada acara yang sifatnya formal dan resmi. Biasanya, kedua pasangan juga melaksanakannya sesuai adat budaya mereka.

Di acara lamaran, kedua calon mempelai akan dipertanyakan soal kesiapan mereka menuju proses pernikahan. Di Indonesia, acara ini biasanya berdurasi panjang karena rangkaian adat istiadat yang sakral.


Berbeda dengan acara tunangan bisa dihadiri oleh kerabat terdekat saja, acara lamaran juga dihadiri oleh pemuka agama dan adat. Hal ini yang membuat prosesi lamaran terkesan lebih ‘kuat’ ikatannya karena keseriusan acaranya.


Sama-sama tukar cincin, ini perbedaan proses acara tunangan dan lamaran



Prosesi tunangan dan lamaran sama-sama melibatkan proses pemberian cincin kepada pihak perempuan. Namun, ada beberapa perbedaan di dalamnya. Ketika tunangan, kedua sejoli hanya saling bertukar cincin saja. Namun, di acara lamaran, ada juga pembawaan mahar atau seserahan pernikahan yang akan diberikan kepada pihak perempuan.

Isi seserahan juga bisa beragam. Bisa berupa pakaian, tas, kosmetik, dan barang-barang lainnya yang disukai dan dibutuhkan oleh calon pengantin perempuan.




Cari tahu waktu pelaksanaan tunangan dan lamaran

Rangkaian pernikahan biasanya dimulai dari tunangan, lamaran, akad nikah, lalu resepsi pernikahan. Kebanyakan pasangan calon pengantin juga melangsungkan acara lamaran dengan pertunangan.

Saat ini, memang masih banyak orang yang menganggap bahwa tunangan adalah langkah awal untuk memulai persiapan pernikahan mereka. Namun, karena sifatnya yang opsional, banyak pasangan calon pengantin yang memilih untuk melewati tahapan pertunangan.

Proses tunangan biasanya berlangsung dalam kurun waktu 1 sampai 3 tahun sebelum pernikahan. Sedangkan, acara lamaran umumnya digelar mulai dari 1 hari sebelum menikah sampai maksimal 5-6 bulan menjelang acara pernikahan.


Begini cara menyiapkan acara tunangan demi kelancaran acara

Kalau kamu dan pasanganmu berminat untuk melangsungkan acara tunangan, tentunya kalian harus melakukan beberapa persiapan. Apa saja hal yang perlu kalian sediakan? Catat dan simak baik-baik, ya,

1. Persiapkan cincin

Dengan adanya proses tukar cincin di acara tunangan, maka calon mempelai laki-laki harus membawa cincin pertunangan dalam satu barang bawaan.

Mengapa penting? Karena selain menjadi syarat, cincin pertunangan juga menjadi lambang ikatan hubungan kedua calon mempelai untuk sampai ke hari pernikahan.

Cincinnya dapat disesuaikan dengan selera pasangan. Selain itu, jangan lupa untuk mencari tahu ukuran jarinya, ya!

Tips ini penting agar cincin tunangan bisa muat dan bertengger dengan indah di jemari pasangan. Kalian bisa mencari cincin pertunangan yang tepat dengan membelinya bersama. Bisa jadi ajang bonding juga!


2. Seserahan tunangan

Meski telah disebutkan di atas bahwa prosesi tunangan jarang memerlukan seserahan, tapi gak ada salahnya kamu tetap membawanya. Terutama jika acara pertunangan itu melibatkan sanak saudara.

Dalam proses ini, pihak pengantin laki-laki harus mempersiapkannya dengan baik. Jenis seserahan atau bawaan tunangan itu bisa disesuaikan dengan kebutuhan calon pengantin perempuan.


3. Seragam busana tunangan

Kalau ada budget lebih, kamu dan pasanganmu juga dapat mempersiapkan busana khusus untuk seragam tunangan. Nantinya, seragam tersebut akan digunakan oleh pihak keluarga laki-laki dan pihak keluarga perempuan.

Dengan mengenakan outfit yang serupa, keluarga kalian juga akan tampak lebih kompak. Nilai plusnya, momen yang didokumentasikan dalam foto atau video juga akan lebih indah nan estetik.


Itu dia perbedaan dari tunangan dan lamaran. Kalian bisa mempersiapkan susunan acara tunangan bersama keluarga calon pengantin perempuan. Semoga dilancarkan, ya!







Comments


Wujudkan pernikahan impianmu

oranment-ring.png

Temukan inspirasi pernikahan, vendor, dan venue dengan harga terbaik.

Berhasil submit nomor handphone. Terima kasih.
Nomor handphone tidak boleh kosong
bottom of page