top of page

Tarian Cucuk Lampah, Prosesi yang Ditunggu-tunggu dalam Pernikahan Adat Jawa


sumber: instagram.com/ambarpaes_jakarta

Pernahkah kamu hadir dan mengikuti dari awal prosesi pernikahan adat Jawa? Jika pernah, tentu kamu akan mengingat prosesi seorang laki-laki dengan menggunakan busana Jawa menari mengiringi serta menuntun pengantin ke pelaminan.


Ya, itu adalah tarian cucuk lampah. Tarian ini merupakan sebuah keharusan dalam prosesi pernikahan dengan adat Jawa. Bagi masyarakat Jawa, seni tari ini memiliki makna mendalam sehingga harus menjadi bagian dari prosesi pernikahan.


Apa yang Dimaksud dengan Cucuk Lampah?


Cucuk lampah dalam bahasa sederhana, bisa diartikan sebagai ‘pengiring perjalanan’. Seperti sudah disinggung sebelumnya, cucuk lampah merupakan tarian yang menjadi bagian dari prosesi pernikahan adat Jawa.


Sebagai pengiring pengantin, tarian cucuk lampah dilakukan oleh seorang laki-laki. Penari ini didandani mulai dari busana hingga make up, sehingga terkesan sebagai prajurit gagah. Biasanya, penari cucuk lampah memiliki kumis melintang dengan keris yang disematkan di pinggang.


Prosesi Tarian Cucuk Lampah


sumber: instagram.com/wansendari_official

Tari cucuk lampah merupakan tarian pengiring pengantin beserta seluruh rombongan keluarga. Di tradisi Jawa, tarian ini diyakini sebagai penolak bala atau bencana. Masyarakat Jawa percaya bahwa warisan budaya ini mampu mengusir segala bentuk gangguan dalam wujud apapun, terutama roh jahat yang mengganggu jalannya rangkaian acara pernikahan.


Dalam melaksanakan tarian cucuk lampah, ada pula pembacaan doa dengan menggunakan bahasa Jawa, yang dikenal dengan istilah nyondro. Nyondro dibacakan oleh pembawa acara. Kata-kata yang disampaikan berupa harapan dan permohonan keselamatan.



Sementara, penari cucuk lampah menggerak-gerakkan badannya selaras dengan iringan musik gending Jawa. Ini merupakan satu kesatuan prosesi pernikahan dengan adat Jawa.


Tari cucuk lampah sendiri dilalukan oleh seorang penari pria. Dalam budaya Jawa, ini melambangkan sikap gagah dan kesatria pemimpin rombongan.


Penari cucuk lampah menari sepanjang jalan seraya mengiringi mempelai pengantin beserta keluarganya. Oleh penari, mempelai diarahkan menuju pelaminan.


Setelah pengantin duduk bersanding di pelaminan, penari cucuk lampah memberikan penghormatan kepada kedua mempelai, lalu kembali menari bersama pager ayu dan pager bagus menuju arah jalan keluar. Biasanya, para tamu hanya menyaksikan prosesi ini, tetapi sebenarnya tamu juga boleh ikut menari untuk melambangkan kebersamaan dan kebahagiaan.


Tarian cucuk lampah memiliki beberapa unsur seni yaitu tata rias, tata busana, tata gerak, dan tata musik. Berikut ini penjelasannya:


1. Riasan


Tata rias yang digunakan untuk penari cucuk lampah memiliki karakter halus, menunjukkan kelaki-lakian, serta kewibawaan.


2. Busana


Sedangkan tata busana yang digunakan dalam tari cucuk lampah berupa beskap dengan paduan kain jarik yang digunakan sebagai penutup tubuh bagian bawah, dari bagian perut hingga betis.


Lalu juga menggunakan stagen cinde yang lebarnya 10 sampai 15 cm dengan panjang 3 meter yang dilapisi sabuk timang, keris, kalung ulur, selop model jawa, serta blangkon.



3. Gerak


Pada gerakan tari cucuk lampah, umumnya menggunakan gerak lumaksana putra halus. Gerakan ini berarti berjalan seperti putra yang bersifat halus dan bijaksana. Gerak ini terbagi beberapa jenis antara lain lumaksana bambangan, lumaksana dadap narogo, lumaksana dadap impuran, lumaksana oklak, dan lumaksana nayung.


Lumaksana bambangan adalah jenis gerak berjalan yang dilakukan oleh seorang satria muda yang menunjukkan sosok penuh wibawa dan tanggung jawab. Ada beberapa motif gerakan dalam lumaksana bambangan, yaitu, jari nyekithing dan jari nyempurit.


Teknik melangkah yang digunakan dalam lumaksana bambangan adalah apabila kaki yang hendak melangkah ke depan, maka pada hitungan keempat harus menekankan pangkal ibu jari kaki terlebih dahulu di samping mata kaki yang tidak melangkah, atau menjadi tumpuan. Lalu pada hitungan kedelapan, kaki yang melangkah diletakkan di depan kaki yang menjadi tumpuan dengan ujung kaki mengarah serong ke luar.



Kemudian, lumaksana dadhap narogo adalah kenis gerak berjalan yang dilakukan apabila kaki yang hendak melangkah ditarik ke belakang kaki yang menjadi tumpuan. Pada hitungan kedua, kaki yang telah ditarik tersebut harus menekankan pangkal ibu jari kaki pada lantai, kemudian diangkat ke belakang setinggi betis pada hitungan keempat. Kemudian, meletakkannya lurus di depan kaki yang menjadi tumpuan pada hitungan kedelapan.


Kalau lumaksana dadhap impuran, hampir sama dengan lumaksana dadhap narogo. Perbedaannya, ada pada gerakan lengan. Sedangkan lumaksana oklak yaitu gerak berjalan dengan langkah kaki yang hendak melangkah ke depan harus ditarik ke dalam, di samping mata kaki yang menjadi tumpuan pada hitungan kedua.


Lalu yang terakhir, lumaksana nayung merupakan gerak berjalan dengan teknik melangkah yang hampir sama dengan lumaksana bambangan. Bedanya, hanya pada gerak tangan.


4. Musik


Sementara untuk aspek musik, gendhing jawa memunculkan irama khas alat-alat musik jawa dengan tempo pelan, kalem, dan menenangkan. Maka nuansa yang muncul dari lantunan irama gendhing akan membuat pernikahan menjadi terasa sakral.


Ada beberapa jenis gendhing yang biasa digunakan dalam tarian cucuk lampah, antara lain, gending ketawang, subakastawa, ladrang tirta kencana, kebo giro, dan kodok ngorek. Musik iringan iringan ini terbentuk atas beberapa susunan alat musik pukul berbahan dasar logam seperti gender, bonang, demung, saron, kenong, kempol, dan gong.


Alat musik gamelan berfungsi mempengaruhi suasana agung pada saat masyarakat mendengarkan doa-doa dan harapan yang diucapkan penyondro atau pembawa acara.


Itulah beberapa hal tentang tarian cucuk lampah yang ditunggu-tunggu para hadirin acara resepsi pernikahan adat Jawa. Menarik, kan?


Baca artikel terkait:


Wujudkan pernikahan impianmu

oranment-ring.png

Temukan inspirasi pernikahan, vendor, dan venue dengan harga terbaik.

Berhasil submit nomor handphone. Terima kasih.
Nomor handphone tidak boleh kosong
bottom of page